untuk kamu, seseorang yang selalu aku anggap sebagai pangeran, yang selalu ingin aku miliki kembali, seutuhnya...
kamu, kamu mungkin sedang bahagia, tertawa terpingkal disana, semetara aku juga tertawa disini tersenyum terpingkal saat bersamamu, tapi tahukah kamu? senyum yang selalu saya lontarkan selama ini selalu palsu :') selalu ambigu :')
aku selalu bertanya tentang kepastian kepadamu, tetapi semua pertanyaan yang kulontarkan selalu kau jawab secara mengambang. ambigu.
apa kamu ingin mempermainkan perasaanku?
apa kamu ingin aku putus asa dalam ketidakpastian?
apa kamu ingin membuat seluruh hidupku berantakan?
apa sebegitu beratnya bagimu untuk memilih? selalu susah bagimu untuk memilih, padahal kamu juga punya hati untuk menuntunmu berjalan ke arah hati yang benar kan? ke hati seseorang yang kau cintai, benar-benar kau sayangi. Tolonglah jangan ambangkan aku, memanjakanku, mengucurkan seluruh perhatianmu, memelukku dengan perhatian kecil mu, mengecup dengan perhatian yang manis, menggelitikku dengan tingkahmu yang selalu marah ketika ku acuhkan, sementara saat ini kamu masih berstatus resmi dengan dia, orang yang telah merenggutmu pergi dariku.
apa kamu tidak menyayat hatiku dengan statusmu itu? apa kamu tidak merasa menghianatiku saat kamu pergi dariku demi dia? apa kamu tidak merasa aku selalu rapuh akhir-akhir ini karena sikapmu?
aku juga wanita, akupun tahu perasaan seseorang yang saat ini tengah berstatus denganmu, mungkin dia marah ketika tak kau acuhkan sementara kalian sedang berstatus saat ini, marah padaku yang kau perhatikan . mungkin dia merasa terduakan, mungkin aku merasa menjadi kedua, mungkin kamu tidak merasa mendua.
aku sempat berfikir untuk menyerah dan memberi batas waktu, ketika kau tak kunjung memilih, maka aku yang akan pergi :') dengan sendirinya :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar